Mari belajar CodeIgnitier (Pengantar)


Sehubungan Proyek Akhir menggunakan Framework PHP Code Ignitier, yang sebelumnya belum pernah di ajaran di kampus, maka bener-bener mesti belajar kembali meskipun gak dari awal, mungkin lebih mendalami kembali, dan sekalian sharing aja pengetahuan nya. hehe

Yuk kita mulai berbagi ilmu-ilmunya….

Pertama : Apa itu Code Ignitier ??

Code Igniter adalah sebuah framework PHP. Framework itu sendiri adalah suatu kerangka kerja yang berupa sekumpulan folder yang memuat file-file php yang menyediakan class libraries, helpers, plugins dan lainnya . Framework menyediakan konfigurasi dan teknik coding tertentu.

Dari keterangan di atas, dapat kesimpulan bahwa apabila kita membangun sebuah aplikasi, perangkat lunak atau sistem informasi berbasis web yang mengunakan metode RUP, maka solusinya adalah memakai framework CI.

Kedua : Dimana kita cara mendapatkan CI??

Framework Code Ignitier bisa di peroleh secara gretongan alias gratis, anda dapat mengunduh di http://www.codeignitier.com

Ketiga : Instalasi CI!!

Karena berupa folder php, maka instalasi Code Igniter, cukup dengan mengekstrak file
kompresi yang di dapat dari situs http://www.codeigniter.com dan menempatkannya di dalam folder
directory web server anda. Kemudian edit file config.php yang ada di
application/config/config.php dan set base URL anda, misal : http://localhost/ci. Jika anda
hendak menggunakan database, edit file database.php yang ada di
application/config/database.php. Setting database anda di file tsb.
Setelah di lakukan instalasi dan setting, test lah Code Igniter anda dengan membuka browser
anda dan mengetikkan url yang anda taruh di file config.php di atas, misal : http://localhost/ci.
Jika muncul halaman welcome ala Code Igniter, maka Code Igniter telah siap di gunakan.

Keempat : Konsep Model-View-Controller (M-V-C)
Konsep MVC adalah konsep pemisahan antara logic dengan tampilan dan database.Manfaat konsep ini adalah, membuat coding logic lebih simple, karena sudah di pisah dengan code untuk tampilan dan membuat programmer dapat bekerja secara terpisah dengan designer.

Programmer mengerjakan logic, sedangkan designer berkutat dengan design dan tampilan.
Model → Merupakan code struktur data. Model berisi fungsi di dalam pengolahan database.

View → Merupakan code untuk menampilkan tampilan suta program. Tampilan dapat berupa web page, header, footer dan apa saja yang berjenis tampilan.

Controller → Merupakan code untuk logic, algoritma dan sebagai penghubung antara model,
view, dan sumber lain yang di perlukan untuk mengolah HTTP request dan generate web page.
CI menerapkan pola MVC yang flexible, karena model dapat tidak di gunakan. Anda dapat hanya menggunakan Controller dan View saja dalam menggunakan CI tanpa Model. Jika anda tidak memerlukan pemisahan di dalam struktur data dan database atau menganggap penggunaan model hanya menambah kompleks aplikasi dengan keuntungan yang kurang sebanding, maka anda dapat tidak menggunakan model.

Sumber IlmuKomputer.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s